• img
03 August 2018

Displacement Sensor

Displacement sensor atau dalam bahasa Indonesia nya mempunyai arti sebagai sensor perpindahan kapasitif yang merupakan perangkat non-kontak dengan kemampuan mengukur resolusi tingi dari posisi dan atau perubahan posisi target konduktif. Sensor ini juga dapat mengukur ketebalan atau kerapatan bahan non-konduktif. Sensor peroindahan kapasitif digunakan dalam berbagai aplikasi termasuk pengolahan semikonduktor, parkitan peralatan presisi seperti disk drive, pengukuran ketebalan presisi, metrology alat mesin dan pengujian jalur perakitan.

Kapasistansi adalah property listik yang dibuat dengan menerapkan muatan listrik ke dua benda konduktif dengan celah di antara mereka. Demonstrasi sederhana adalah dua pelat konduktif paralel dari profil yang sama dengan celah di antara mereka dan muatan yang diterapkan padanya. Pengoperasian sensor untuk mengukur ketebalan bahan non-konduktif dapat dianggap sebagai dua kapasitor secara seri, dengan masing-masing memiliki dielektrik yang berbeda (dan konstanta dielektrik).

Jumlah ketebalan dari dua bahan dielektrik tetap konstan tetapi ketebalan masing-masing dapat bervariasi. Ketebalan material yang akan diukur menggantikan dielektrik lain. Kesenjangan sering merupakan celah udara, (konstanta dielektrik dan material memiliki dielektrik yang lebih tinggi. Ketika materi menjadi lebih tebal, kapasitansi meningkat dan dirasakan oleh sistem.

Sebuah sensor untuk mengukur tingkat cairan berfungsi sebagai dua kapasitor secara paralel dengan luas total konstan. Sekali lagi perbedaan dalam konstanta dielektrik dari fluida dan konstanta dielektrik udara menghasilkan perubahan yang dapat dideteksi dalam kapasitansi antara probe konduktif atau pelat.

Sensor perpindahan kapasitif berbagi banyak kesamaan dengan sensor perpindahan arus eddy saat ini (atau induktif). Namun sensor kapasitif menggunakan medan listrik sebagai lawan medan magnet yang digunakan oleh sensor arus eddy. Hal ini menyebabkan berbagai perbedaan antara dua teknologi penginderaan, dengan perbedaan yang paling menonjol adalah bahwa sensor kapasitif umumnya mampu pengukuran resolusi yang lebih tinggi, dan sensor arus eddy bekerja di lingkungan yang kotor sementara sensor kapasitif tidak.

Aplikasi penginderaan kapasitif non-perpindahan lainnya:

  • Menguji kadar air biji-bijian
  • Kelembaban tanah
  • Kelembaban
  • Mendeteksi kandungan air dalam bahan bakar
  • Sensor komposisi bahan bakar (untuk kendaraan bahan bakar fleksibel)
  • Sel beban kapasitif

Sensorindo menyediakan berbagai macam Displacement sensor, diantara nya jual laser sensor dengan kualitas baik dan harga yang terjangkau. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung melalui nomor telepon atau email yang tertera.