• img
05 June 2018

Pengertian Vibrasi

Vibrasi atau getaran merupakan gerakan keluar masuk didalam waktu tertentu dalam satu periode. Getaran mempunyai interaksi hubungan dengan gerak osilasi pada benda dan gaya yang memiliki suatu hubungan dengan gerakan tersebut. Semua benda yang memiliki massa dan elastisitas pasti bisa bergetar, kebanyakan mesin dan struktur rekayasa bisa menglami getaran dari derajat ke derajat yang tidak bisa ditentukan dan rancangannya membutuhkan pertimambangan sifat osilasinya.

Getaran terbagi menjadi dua kelompok umum yaitu :

  1. Getaran Bebas.

Getaran bebas umumnya terbentuk karena danya system yang berosilasi dan cara bekerjanya gaya yang ada dalam ssistem itu sendiri (inherent), oleh adanya gaya luas yang bekerja. Sistem yang bergetar dari satu maupun lebih dari frekuensi naturalnya (tidak bergerak), yang dimana menggambarkan sifat dari sitem dinamika yang dibentuk oleh distribusi massa dan kekuatannnya. Pada umumnya sistem yang memiliki massa dan elastisitas akan bisa mendapatkan getaran bebas atau getaran yang terbuat tanpa rancangan luar

 

  1. Getaran Paksa.

Getaran bebas merupakan salah satu getaran yang terjadi karena adanya rangsangan pada gaya luar yang muncul jika rangsangan tersebut telah berosilasi pada frekuensi rangsangan maka sistem dipaksa harus bergetar. Apabila hal yang terjadi adalah frekuensi rangsangan sama dengan salah satu frekuensi natural pada sistem, maka akan mendapatkan keadaan resonansi dan osilasi besar yang berhaya mungkin terjadi. Kejadian menakutkan yang disebabkan oleh resonasi, contohnya ialah kerusakan di dalam struktur besar sepirti gedung, jembatan ataupun saying pada pesawat terabng. Jadi dibutuhkan perhitungan frekuensi natural yang merupakn hal nomor satu

 

Vibrasi atau getaran memiliki tiga parameter yang bisa dijadikan sebagai tolak ukur yaitu :

a)      Amplitudo

Amplitudo bisa disimpulkan sebagai perhitungan ukuran atau besarnya sebuah sinyal vibrasi yang dihasilkan. Semakin besar gangguan yang terjadi pada vibrasi maka akan semakin tinggi juga ampitudo yang diperlihatkan. Besarnya amplitude ini bergantung kembali kepada tipe mesin yang ada.

b)      Frekuensi

Frekuensi merupakan banyaknya getaran yang pada periode nya terjadi dalam sekali putaran waktu. Besarnya sebuah frekuensi terjadi ketikan timbulnya vibrasi daoan mengenali jenis jenis dari gangguan yang terjadi. Cycle Per Menit (CPM) adalah bentuk dari nilai Frekuensi, yang juga sering disebut dengan istila Hertz(Hz).

c)       Phase Vibrasi

Phase merupakan bentuk akhir daripada karakteristik getaran yang terbuat pada mesin. Phase merupakan perpindahan posisi dari bagian bagian yang bergetas secara relative untuk menentukan titik referensi atau titik awal di bagian lain yang bergatar

Sensor Indo adalah perusahaan yang menyediakan berbagai macam sensor, salah satunya adalah accelerometer sensor ini dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung melalui nomor telepon atau email yang tertera.