Vehicle Monitoring System untuk Industri Transportasi dan Logistik
Sistem Monitoring untuk Industri Transportasi & Logistik memungkinkan pemantauan menyeluruh atas kendaraan pengangkut kargo. Dengan satu platform terintegrasi, Anda mendapatkan akses ke seluruh parameter penting kendaraan dan muatan secara real-time.

1. GPS Tracking & Monitoring Armada Kendaraan
Komponen yang Digunakan
InCAN
Sensor Suhu Digital
Display RS
Sensor Axle Load
Temperature Sensor
Fuel Level Sensor
Parameter yang Dapat Dipantau
Konsumsi BBM aktual
Suhu Ruang Kargo
Tekanan Ban
Beban Sumbu & Berat Muatan
Akses Kargo
Identifikasi Driver
Manfaat Implementasi
- Menghindari denda overloading, sistem dapat secara otomatis mendeteksi beban sumbu sebelum kendaraan berangkat.
- Kontrol konsumsi BBM secara efisien berdasarkan data aktual, bukan laporan manual dari pengemudi.
- Verifikasi lokasi bongkar dan muat kargo secara digital dengan rekam jejak lengkap.
- Tingkatkan keselamatan berkendara melalui data cara mengemudi driver dan kondisi ban.
- Hemat bahan bakar dari pemantauan tekanan ban yang selalu optimal sepanjang perjalanan.
- Jaga kualitas kargo yang sensitif dengan suhu dengan alarm deviasi otomatis selama pengiriman.
Teknis Sistem
Pada sistem ini terdapat GPS tracker yang mendukung multi-interface (CAN, RS485, RS232) serta sensor wireless via Bluetooth Low Energy, memungkinkan satu perangkat terhubung ke berbagai perangkat serta bisa membaca data CAN bus kendaraan tanpa menggunakan kabel.
Beban sumbu dipantau menggunakan axle load sensor. Suhu kargo diukur sensor temperature yang dipasang di dalam kompartemen berpendingin. Sensor tekanan ban mengirimkan data via radio ke Display RS. Anda juga bisa menggunakan Tablet atau Ponsel Android untuk menampilkan semua data secara real-time.
2. Monitoring Tekanan Ban
Apa Benefit dari Monitoring Tekanan Ban?
Monitoring tekanan dan suhu ban secara otomatis merupakan hal penting untuk meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus menekan konsumsi bahan bakar. Tekanan ban yang tidak tepat seperti terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat berdampak langsung pada pemborosan BBM dan umur ban. Sistem monitoring ban nirkabel (wireless) ini memastikan semua ban armada Anda selalu dalam kondisi optimal.
Cara Kerja Monitoring Tekanan Ban
Setiap ban dipasang pressure sensor yang terus-menerus mengukur tekanan dan suhu, lalu mengirim data via radio ke monitor pengemudi. Monitor tersebut juga terhubung ke vehicle monitoring system, jadi operator bisa langsung menerima notifikasi darurat tanpa jika ada masalah pada ban kendaraan.
Spesifikasi
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas roda per monitor | Maks. 6, 22, atau 38 roda sesuai konfigurasi armada |
| Jenis transmisi data | Wireless Radio |
| Pilihan Pressure Sensor | Eksternal dan Internal |
| Umur baterai sensor eksternal | ± 2 tahun | Mudah diganti tanpa teknisi khusus. |
| Umur baterai sensor internal | ± 5 tahun | Perawatan sangat minimal. |
Mengurangi Risiko
Perawatan Mudah
Cegah Blowout Di Jalan
Hemat BBM
3. Monitoring Pengiriman Produk Minyak
Kenapa Monitoring Pengiriman Minyak?
Untuk armada tanker BBM dan pengiriman produk minyak, sistem ini memantau rute perjalanan, pembukaan palka, hingga volume yang didispensing. Memungkinkan selisih yang tidak bisa dijelaskan langsung ketahuan.
Ketahanan Sensor
Cegah pencurian BBM
Tracking lokasi pengiriman secara digital
Dokumentasi Muatan
Kesiapan Data
Komponen yang Digunakan
Fuel Level Sensor
Hatch Sensor
4. Monitoring Tangki & Dispensing BBM
Manfaat Utama
Monitoring penyimpanan dan distribusi bahan bakar tidak kalah penting dengan monitoring konsumsi bahan bakar. Memantau tangki penyimpanan minyak memungkinkan Anda memantau semua BBM yang masuk atau keluar dari tangki. Solusi ini bisa menutup celah yang biasanya menjadi sumber selisih stok yang tidak terjawab.
Mengurangi Risiko
Komponen yang Digunakan
Fuel Flow Meter
Display RS

