Sistem Monitoring untuk Industri Tambang
Di area pengeboran minyak dan gas, konsumsi solar bukan hanya dari satu titik, ada drilling rig yang besar, genset, burner, sampai boiler. Semua ini menggunakan bahan bakar dalam jumlah masif setiap harinya.
Tanpa sistem monitoring yang terintegrasi, Anda hanya bisa mengandalkan laporan manual dari operator lapangan yang sangat mudah dimanipulasi atau sekadar tidak akurat tanpa ada data pembanding yang objektif dari sensor.
Sistem ini hadir sebagai solusi untuk memantau semua unit di area tambang menjadi satu sistem monitoring yang terintegrasi.
1. Monitoring Drilling Rig & Genset
Untuk monitoring unit tambang yang banyak menggunakan bahan bakar, sistem ini memanfaatkan kombinasi fuel level sensor, fuel flow meter, software monitoring, dan server lokal di sekitar tambang yang bisa terintegrasi ke cloud Anda.
Komponen & Cara Kerja Sistem
- Fuel Flow Meter dipasang di setiap unit yang menggunakan bahan bakar.
- Fuel Level Sensor dipasang pada tangki.
- Tower Radio
- Server/Komputer Lokal dengan software monitoring untuk menampilkan grafik, laporan, dan konsumsi harian unit tambang.
Sistem ini nantinya akan mengirim data yang diambil sensor ke server lokal yang sudah dipasang software monitoring melalui koneksi radio yang mampu mengirim data hingga jarak 8 km. Komputer lokal ini juga tidak hanya mengumpulkan data dan report harian, tapi juga bisa mengirim ke server cloud Anda jika punya. Pengiriman data bisa diatur secara terus-menerus atau tiap sesi untuk menyesuaikan dengan kondisi jaringan di lokasi.

2. Monitoring Tangki Penyimpanan
Sistem ini memantau level bahan bakar di tangki penyimpanan secara nirkable, merekam setiap pengeluaran dengan sensor fuel flow meter, serta bisa diperluas dengan akses RFID. Memungkinkan setiap penarikan bahan bakar dari dalam tangki bisa dipantau.
Bagaimana Sistem Ini Bekerja
Fuel Level Sensor
RFID
Fuel Flow Meter
Integrasi Data


